Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
AZOOSPRMIA
Langkah apa yang harus di ambil untuk pengobatan jika hasil pemeriksaan kesuburan diketahui bahwa hasil analisa sperma ternyata azoospermia dan setelah dilakukan pemeriksaan USG Testis terindikasi ada varikokel grade 2, namun setelah pemeriksaan hormon menunjukan kadar hormon FSH, LH dan Testoteron dalam batas normal.
Ilustrasi Sumbatan Saluran Sperma
Ilustrasi Sumbatan Saluran Sperma

PENJELASAN


Azoospermia adalah tidak ditemukan nya sperma dalam cairan mani yang di ejakulasikan seorang pria. Pemeriksaan kadar hormon FSH, LH dan Testoteron merupakan indikator untuk memastikan apakah kondisi testis pria yang didiagnosis azoospermia tersebut masih berfungsi dengan baik dan memproduksi sperma atau tidak. Sedangkan varikokel adalah pelebaran atau pembengkakan pembuluh darah abnormal vena di testis (pleksus vena pampiniformis).

MENENTUKAN DIAGNOSA


Kasus azoospermia dengan varikokel dan kadar hormon normal akan ditarik dasar penyebab sebagai berikut :
Hormon FSH, LH, Testoteron normal = Testis masih berfungsi dengan baik dan memproduksi sperma. Besar kecurigaan penyebab sperma nol atau azoospermia nya adalah karena azoospermia obstruksi atau sumbatan pada saluran sperma sehingga sperma yang diproduksi testis tidak dapat keluar bersama dengan ejakulasi cairan mani.
Prihal diagnosis varikokel grade 2 yang ditemukan dari hasil USG Testis bukan merupakan penyebab dasar terjadinya azoospermia. Sebab varikokel tidak menyebabkan saluran sperma tersumbat (kecuali ditemukan torsio/saluran terpelintir).
Pelebaran pembuluh vena pada testis (varikokel) akan berakibat pada meningkatnya suhu diarea testis, peningkatan suhu testis akan mengakibatkan fungsi testis menurun dan bahkan atrofi / hypotrofi testis / testis mengecil. Jika suhu testis panas dan fungsi testis menurun bahkan mengecil maka dalam hasil analisa hormon akan ditemukan peningkatan kadar hormon FSH diatas batas normal dan bahkan LH pun akan meningkat diatas batas normal (Azoospermia dengan kadar hormon FSH Tinggi).
Peningkatan kadar hormon FSH dan LH, serta menurunnya kadar hormon testoteron merupakan sinyal bahwa testis tidak bekerja memproduksi sperma.
Dalam contoh kasus diatas “Kadar hormon FSH, LH dan Testoteron dalam batas normal” artinya sejauh ini varikokel tidak atau belum mengganggu kinerja organ testis. Sehingga dari contoh kasus diatas bisa kita tarik benang merah bahwa bukan varikokel lah yang menyebab kan azoospermia / sperma nol nya, melainkan ada sesuatu yang menyumbat pada kedua saluran pengeluaran sperma sehingga sperma tidak dapat keluar bersama cairan mani saat ejakulasi.

MENENTUKAN LANGKAH PENGOBATAN


Dari contoh kasus diatas, azoospermia dengan varikokel grade 2 dan hormon FsH, LH serta testoteron normal langkah pengobatan yang sebaiknya di ambil yaitu :

Saran Pengobatan MedisSebaiknya langsung mengambil arah ke program bayi tabung untuk dilakukan biopsi testis selagi kondisi hormon bagus dan testis bagus. Sebab jika telat mengambil tindakan pengobatan, maka varikokel yang sudah grade 2 akan bertambah parah naik ke grade 3 dan dikhawatirkan dalam jangka panjang justru mengganggu fungsi testis dan mengakibatkan testis rusak (atrofi testis).

Biopsi Testis, Mengambil Sperma Langsung Dari Pabriknya (Tesa/Pesa/Mesa)
Biopsi Testis, Mengambil Sperma Langsung Dari Pabriknya (Tesa/Pesa/Mesa)
Jika biaya belum mencukupi untuk program bayi tabung, bisa mengambil jalan untuk operasi varikokel untuk menghindari bertambah parahnya varikokel atau melakukan pengobatan varikokel secara alami yang bisa Anda dapatkan di tempat kami.
Perlu di ingat setelah operasi varikokel atau bahkan pengobatan alami khusus varikokel ini belum menjamin setelah varikokelnya sembuh nanti jika tes analisa sperma sudah ditemukan sperma / azoospermia nya sembuh. Mengapa? Sebab penyebab dasar azoospermia nya bukan karena varikokel, seperti yang sudah di jelaskan diatas.Saran Pengobatan Alterntif


Saran alternatif bisa dengan perwatan terapi maupun pengobatan alami, dengan pendekatan penutrisian ataupun herbal. Dari kasus Azoospermia dengan kadar hormon FSH, LH dan Testoterone dalam batas normal artinya fungsi testis masih baik dan masih memproduksi sperma. Jelas kecurigaan besar azoospermia ini masuk kategori obstruksi / sumbatan pada saluran reproduksi. Namun sebab ada diagnosa varikokel grade 2, maka varikokel ini pun jangan dianggap spele, sebab jika tidak dilakukan pengobatan justru akan membuat fungsi testis menjadi tidak normal atau bahkan membuat atrofi testis (testis mengecil) yang membuat kadar hormon FSH akan tinggi dan kadar hormon testoterone menjadi rendah. Lalu, apa langkah sebaiknya yang di ambil ?

LANGKAH PENGOBATAN

Pertama Fokus Pengobatan Varikokel, Mengingkat efek kerusakan yang diakibatkan varikokel yaitu mengecilnya ukuran testis atau atrofi testis pada masa yang akan datang, maka langkah pengobatan yang utama diambil adalah dengan pengobatan varikokel terlebih dahulu. Walaupun ini bukan penyebab utama azoospermia pada kasus ini namun pilihan pengobatan varikokel ini menjadi langkah awal yang di ambil walaupun dari hasil pemeriksaan fisik palpasi skrotum menunjukan ukuran dan kekenyalan testis masih bagus/kuat.

Kedua Mengobati Azoospermia Obstruksi, Setelah pengobatan varikokel baru melangkah kepada pengobatan untuk membuka atau membersihkan sumbatan pada saluran sperma. Proses mengikis flak/pengapuran/jaringan-jaaringan abnormal yang menyumbat pada saluran sperma ini kami menggunakan kombinasi obat herbal untuk dikonsumsi selama 3 bulan.

Success Story Pasien, Azoospermia obstruksi berhasil hamil setelah pengobatan

Beberapa pengalaman saya pribadi saat menangani kasus pasien azoospermia yang disebabkan karena sumbatan :
Success Story Pasien Azoospermia Obstruksi (Azoospermia Sumbatan)

Testimonial #1

 

1 bulan pengobatan istri langsung telat dan positif hamil.

Testimonial #2

History Konsultasi #1 (21 November 2016)
History Konsultasi #2 (24 Desember 2016)
Suami konsumsi obat buat membersihkan sumbatan pada saluran sperma, baru 25 hari konsumsi istri telat dan ditespack hasilnya positif hamil. (1 Februari 2017)
Semoga berkah, ibu dan janin sehat sampai proses persalinan nanti. (1 Februari 2017)

Success Story Pasien

Kasus Azoospermia dengan Kadar Hormon FSH, LH & Testoterone Normal dan Varikokel Grade 2

 

 

Butuh saran dan pengobatan tepat sesuai kondisi kesehatan reproduksi yang Anda alami, silahkan konsultasikan kepada kami.

Agar memudahkan kami dalam melayani konsultasi Anda via Online, gunakan format konsultasi seperti dibawah ini : (Tanpa format konsultasi Anda tidak akan Kami respon)

FORMAT KONSULTASI


NAMA :
USIA :
KELUHAN
:
LAMA PERNIKAHAN
:
RIWAYAT PEMERIKSAAN
: (FOTO HASIL PEMERIKSAAN  LAB YANG SUDAH DILAKUKAN) 

KONSULTASI

Yudha Nugraha Akp

Yudha Nugraha, Akp

Hubungi kami untuk melakukan konsultasi masalah Reproduksi & Fertilitas Pria