teratozoospermia

Teratozoospermia


Teratozoospermia Suplementasi Roborantia

Teratozoospermia adalah kondisi dimana banyak ditemukan kelainan pada morfologi sperma sehingga membuat sperma sulit untuk dapat membuahi sel telur. Morfologi sperma abnormal atau banyak bentuk sperma yang tidak sempurna ini diakibatkan sebab terjadinya Fregmentasi DNA Sperma. Teratozoospermia bisa  hamil dan disembuhkan dengan terapi roborantia dengan waktu pengobatan 1-2 bulan.

Penderita Teratozoospermia bisa hamil, namun umumnya kondisi sperma Teratozoospermia ini apabila membuahi sel telur mengakibatkan cacat embrio sehigga bakal janin yang menempel dirahim tidak bisa bertahan lama sehingga mengakibatkan keguguran pada kehamilan kurang dari 12 minggu.

Penyebab paling umum dari ketidaksuburan seorang pria biasanya dikarenakan faktor jumlah sperma yang sedikit ( istilah medis untuk ini adalah oligozoopermia ) , beberapa pria infertil karena ketidak normalan bentuk / morfologi sperma, Ini disebut teratozoospermia.

Banyak pria infertil memiliki sampel sperma dengan jumlah sperma yang rendah , dengan motilitas sperma yang buruk dan banyak yang bentuk spermanya tidak normal . Ini disebut oligoasthenoteratozoopsermia . untuk tingkat kronis selanjutnya dari komplikasi teratozoospermia adalah azoospermia.

Mongobati teratozoospermia dengan meningkatkan morfologi sperma normal tidak sulit, perbaikan dan pengobatan pasien teratozoospermia dari pengalaman saya dalam menangani kasus kelainan morfologi sperma paling cepat 1 bulan pengobatan dan paling lama 3 bulan pengobatan. Treatmen yang kami lakukan adalah dengan terapi roborantia.

Pengalaman dalam menangani pasien teratozoospermia dengan berbagai variable penyebab kelainan spermatozoa bisa Anda lihat disini : Success Story Pasien teratozoospermia. 

 

Obat Herbal Teratozoospermia Alami

Pemeriksaan Analisis Sperma di Laboratorium


Ketika laboratorium memeriksa air mani di bawah mikroskop , mereka menganalisis bentuk sperma ( apakah sperma berbentuk normal atau tidak, bentuk sperma dalam istilah medis disebut morfologi sperma ).

Bentuk Sperma Abnormal / Morfologi Tidak Normal

Morfologi Sperma Abnormal (rusak)

Morfologi Sperma Abnormal (rusak)

 


teratozoospermia

Idealnya , sperma yang baik harus memiliki kepala oval yang teratur , dengan mid menghubungkan -piece dan ekor lurus panjang . Jika terlalu banyak sperma yang abnormal berbentuk (bulat kepala , pin kepala , kepala yang sangat besar , kepala ganda, ekor absen ) ini dapat berarti sperma yang abnormal dan tidak akan mampu untuk membuahi sel telur .

Kriteria Bentuk Sperma Normal


Banyak laboratorium menggunakan kriteria khusus untuk menilai normalitas sperma . Hanya sperma ” bentuk sempurna ” lah yang dianggap normal. Sebuah sampel sperma bentuk normal harus memiliki setidaknya 30% – 40% sebagai syarat kehamilan alami bukan dengan TRB seperti inseminasi dan bayi tabung.

Nilai standarisasi rujukan normal pada hasil pemeriksaan analisa sperma saat ini yg dipakai adalah standarisasi “WHO 2010” yaitu untuk morfologi sperma normal minimal ada 4% sudah dianggap Normozoospermia. Namun standarisasi WHO 2010 ini dipakai untuk program hamil dengan TRB (Tekhnologi Reproduksi Berbantu). Artinya apabila morfologi sperma normal minimal ada 4%, maka peluang Anda untuk bisa hamil dengan bantuan TRB seperti inseminasi dan bayi tabung peluang hamil dan berhasilnya besar. (LIHAT GAMBAR DIBAWAH)

Prosentase kehamilan IVF dengan Morfologi Normal

Dari gambar diatas bisa kita lihat sebelah kiri terdapat angka prosentase keberhasilan terjadinya kehamilan dengan TRB bayi tabung. Sedangkan dibawah terdapat angka prosentasi morfologi sperma normal. Contoh penjelasan grafik, apabila morfologi normal Anda berkisar 0% sampai 4% maka peluang terjadinya kehamilan dengan tekhnologi reproduksi berbantu prosentasi nya adalah 10% keberhasilan. Namun apabila morfologi sperma normal Anda 4% – 14% peluang keberhasilan program hamil dengan teknologi reproduksi berbantu (TRB : Inseminasi / bayi tabung) semakin meningkat sampai 70% prosentase nya. Morfologi sperma normal diatas >14% maka peluang berhasil hamil nya pun semakin tinggi prosentase nya sampai 85%. Namun apabila rencana program hamil Anda menginginkan alami tidak dengan reproduksi berbantu, dari pengalaman pasien kami rata – rata yang bisa hamil alami seridaknya mereka minimal memiliki morfologi sperma normal berkisar 20% – 30%.

Banyak pria yang memiliki jumlah sperma 50 juta per ml dengan 98 % sperma yang abnormal (tidak normal) sering bertanya kepada saya begini :

Pasien Bertanya :

“Saya memiliki jumlah sperma 50 juta/ml, sperma yang tidak normal berjumlah 98%, berati kan saya memiliki 1 juta sperma yang masih normal, pertqnyaan Saya, kenapa Saya tidak bisa mendapati istri saya hamil ? Padahal kan hanya perlu 1 sperma untuk membuahi sel telur !” (Mungkin tidak menutup kemungkinan Anda juga akan bertanya seperti itu, benar begitu?)

Jawaban :

Pertama, Sperma yang berbentuk tidak normal tidak mampu membuahi sel telur , karena sperma tidak berfungsi dengan baik (tidak bergerak,bergerak lambat,melengkung ataupun zig-zag).
Kedua, Jika 98 % dari sperma yang diproduksi di testis berbentuk tidak normal, otomatis 98% sperma tersebut akan berfungsi tidak normal juga (fungsi sperma tidak normal akan bergerak melengkung dan zig-zag), 2 % sisa sperma yang normal tentu tidak akan mampu untuk berenang membuahi sel telur dalam kerumunan melawan 98% sperma yang tidak normal. Proses berenang 2% sperma normal yang dominan lurus akan terhambat (tertahan) oleh kerumunan 98% sperma yang dominan tidak bergerak, bergerak lambat, bergerak melengkung,ataupun zig zag. Jadi sulit si sperma yang 2% ini untuk berenang membuqhi sel telur karena perjalanan menuju sel telur nya terhambat oleh 98% sperma yang abnormal.

 


Obat Medis Untuk Memperbaiki Morfologi Sperma


Clomiphene , dan HMG suntikan HCG, proxeed , testosteron , Vitamin E , Vitamin C , anti – oksidan , diet tinggi protein , pil hoemeopathic , churans ayurvedic dan bahkan operasi varikokel .
Namun, fakta bahwa ada ratusan obat-obatan itu sendiri membuktikan bahwa tidak ada obat yang bekerja ! ( Jika salah satu obat bekerja , maka semua dokter akan meresepkan obat tersebut, jadi tidak ada yang bekerja, maka akan diberikan begitu banyak obat-obatan yang berbeda ! ) Banyak dokter membenarkan resep mereka dengan mengatakan – ” Pokoknya tidak ada salahnya kita coba dulu 3 bulan, setelah itu baru Anda cek sperma lagi. Apa lagi yang bisa kita lakukan selain mencoba? “
Namun , sikap seperti ini bisa berbahaya . menurut saya ini membuang-buang waktu , di mana istri semakin bertambah usia, dan otomatis potensi kesuburan istri akan menurun . Pasien tidak puas bila tidak ada perbaikan dalam morfologi sperma nya dan akhirnya kehilangan kepercayaan kepada dokter tersebut. Selain itu, Pengobatan untuk infertilitas pria tidak memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan bahkan memiliki efek samping yang tidak menyenangkan bagi kesehatan testis pada masa yang akan datng , jadi harus lebih keritis lah Anda sebagai pasien, kecuali dokter Anda menjelaskan alasan pemberian obat tersebut itu apa dan menjelaskan cara kerja obat tersebut seperti apa.

Pengobatan dianggap terbaik ” eksperimental ” dan bisa dicoba sebagai percobaan terapeutik. Kami menemukan bahwa banyak dokter masih menawarkan IUI ( intrauterine insemination ) pengobatan untuk pria dengan teratozoospermia . Harapannya bahwa mencuci sperma (washing) akan membantu untuk memulihkan kepercayaan penderita teratozoospermia dengan “memilih sperma terbaik ” , dan karena hanya satu sperma yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur , maka IUI atau inseminasi buatan akan meningkatkan peluang untuk mencapai kehamilan .


Mengapa Anda Memiliki Morfologi Sperma Buruk?


Bagaimana dengan jawaban atas pertanyaan jutaan penderita teratozoospermia : ” Mengapa saya memiliki morfologi sperma rendah ? ” Sayangnya , sembilan dari sepuluh , dokter tidak akan mampu menjawab pertanyaan itu , dan tidak ada jumlah pengujian akan membantu kita untuk mengetahui – ini diberi label sebagai ” teratozoospermia idiopatik ” yang benar-benar sampah keranjang diagnosis untuk  jawaban” hanya Tuhan tahu ! ” . Kita tahu bahwa morfologi sperma buruk atau abnormal tidak berkaitan dengan fisik , keadaan umum kesehatan , diet , nafsu seksual atau frekuensi . Meskipun dengan kita tidak bisa mengetahui penyebabnya bisa jadi kita akan sangat frustasi , obat-obatan infertilitas pria pun masih banyak yang harus dipelajari  dan terus harus belajar untuk memahami tentang infertilitas laki-laki , yang merupakan bidang yang relatif diabaikan hari ini.
Penyebab utama infertilitas pria biasanya adalah masalah sperma . Namun, ingat bahwa ini tidak berkaitan dengan refleksi libido atau tidak ada hubungannya dengan kemampuan seksual seseorang. Kadang-kadang pria dengan masalah kegagalan testis yang testisnya sudah mengecil atau atrofi testis menemukan hal tersebut sulit untuk dipahami ( tapi dokter , saya berhubungan seks dua kali sehari ! Bagaimana jumlah sperma saya bisa nol ? ) . Alasan untuk ini adalah bahwa testis memiliki dua kompartemen . Satu kompartemen , tubulus seminiferus , menghasilkan sperma . Kompartemen lain, ” interstitium ” atau jaringan di antara tubulus di mana sel-sel Leydig yang menghasilkan hormon seks pria atau testosteron yang menghasilkan dorongan seksual laki-laki. Sedangkan tubulus mudah rusak , sel-sel Leydig jauh lebih tahan terhadap kerusakan walaupun dalam beberapa kasus bisa pula ditemukan rusak akibat varikokel, namun biasanya akan terus berfungsi normal pada sebagian besar pasien dengan gagal testis . Inilah sebabnya mengapa diagnosis kelainan morfologi sperma abnormal bisa menjadi pukulan tersebut kepada ego seseorang — benar-benar tak terduga , karena tidak berhubungan dengan gejala atau tanda-tanda lain . Pria bereaksi secara berbeda – tapi perasaan umum termasuk marah dengan istri dan dokter , resentfulness tentang harus berpartisipasi dalam pengujian infertilitas dan pengobatan karena mereka merasa memiliki bayi adalah ” pekerjaan ” wanita , kehilangan harga diri , dan disfungsi seksual sementara seperti hilangnya hasrat dan ereksi rendah akibat kehilangan kepercayaan diri.
(Sumber Artikel : http://www.drmalpani.com/knowledge-center/male-infertility/teratozoospermia )

 


#Pilihan Pengobatan Treatment Roborantia u/ Teratozoospermia Secara Alami


 

Macam Macam Penyebab Teratozoospermia

Masalah yang sering ditemui
– Kelainan kromosom atau kasus genetik
– Testis tidak turun (bawaan lahir)
– Infeksi
– Torsion Testis (jalur spermatic terpelintir)
– Obat-obatan tertentu (sept. viagra dll)
– Efek Radiasi
– Stres oksidatif dan oksigen reaktif tinggi dalam tubuh
– Kista epidedimis
– Penyebab tidak diketahui
Masalah pada saluran pengeluaran sperma
– Infeksi
– Gangguan Prostat
– Vasectomy
Masalah Seksual (masalah ereksi dan ejakulasi)
– Retrograde dan ejakulasi dini
– Kegagalan ejakulasi
– Disfungsi ereksi
– Tidak pernah berhubungan
– Cedera syara tulang belakang
– Operasi prostat
– Kerusakan sistem syaraf
– Obat-obatan kimia
Masalah Hormonal
– Tumor Kelenjar Pituitary
– LH/FSH/Testoterone rendah
– Anabolic (androgenic) penyalahgunaan steroid
– Vasectomy
– Cidera atau infeksi pada epidedimis
– Penyebab tidak diketahui

KONSULTASI untuk mendiagnosa penyebab terjadinya gangguan sperma penting, untuk mengambil langkah tepat dalam pengobatan Teratozoospermia

Setiap penyakit pasti ada obatnya, namun untuk mendapatkan obat yang tepat sesuai penyebab terjadinya penyakit dibutuhkan serangkaian diagnosa. Tidak bisa hanya dengan konsumsi obat A atau obat B pasti Tertatozoospermia Anda bisa sembuh, jika ada obat seperti itu mungkin dokter atau profesional kesehatan di tahun 2015 ini sudah sepi didatangi pasien. Ingat obat baik itu yang sintetis atau alami tetap membutuhkan profesional kesehatan yang mengerti dalam bidang yang akan ditangani.
Sebagai contoh kasus sperma sedikit : Seseorang menderita Oligozoospermia dengan konsentrasi sperma hanya 5 juta/ejakulasi, tidak bisa hanya konsumsi merk obat A yang dari komposisi memiliki antioksidan tinggi. Tidak dipungkiri Antioksidan memang memiliki dampak baik untuk kesehatan sebagai detoksifikasi toksik dalam tubuh. Sifat utama Antioksidan adalah mengikat, membersihkan dan membuang. Jangan heran jika kondisi penderita Oligozoospermia dengan jumlah sperma hanya 5 juta/ejakulasi setelah konsumsi antioksidan dalam jangka waktu tertentu maka jumlah sperma akan semakin defisit mungkin setelah 1 bulan konsumsi antioksidan jumlah sperma hanya tinggal 1 juta/ejakulasi. Sebuah pelajaran penting, cerdaslah dalam memilih pengobatan segala sesuatu apalagi pengobatan mesti disertai ilmu, tidak bisa hanya sembarang minum obat saja. Right !!

Bagaimana pengobatan tepat untuk Teratozoospermia ?

Pengobatan yang tepat ya sesuai dengan kondisi pasien dan hasil dari pemeriksaan tes sperma nya, apakah dari hasil tes sperma mengarah ke infeksi, kelainan hormonal, atau mengarah ke defisit micronutrient dalam spermatogenesis. Selain itu mempelajari history pasien penting dalam mengambil keputusan untuk memilih pengobatan yang tepat.

#1. Testimoni pasien teratozoospermia satu bulan pengobatan sudah bagus hasilnya normozoospermia

Testimoni pasien teratozoospermia satu bulan pengobatan sudah bagus hasilnya normozoospermia

#2. Testimoni pasien teratozoospermia 1 bulan pengobatan sudah normozoospermia, lanjut paket ke-2 baru mulai minum paket bulan ke-2 istri telat haid & setelah tespack hasilnya istri positif hamil.

#2. Testimoni pasien teratozoospermia 1 bulan pengobatan sudah normozoospermia, lanjut paket ke-2 baru mulai minum paket bulan ke-2 istri telat haid & setelah tespack hasilnya istri positif hamil.

#3. Testimoni pasien teratozoospermia 1 bulan pengobatan sudah normozoospermia dan morfologi sperma normal naik sampai 47%, Istri telat haid & setelah tespack hasilnya istri positif hamil.

#3. Testimoni pasien teratozoospermia 1 bulan pengobatan sudah normozoospermia dan morfologi sperma normal naik sampai 47%, Istri telat haid & setelah tespack hasilnya istri positif hamil.

Diatas beberapa pengalaman pasien teratozoospermia yang kami tangani. Semoga bermanfaat.
Untuk menapatkan pengobatan yang tepat sesuai kondisi kelainan morfologi sperma, silahkan konsultasikan kepada kami dibawah ini :


SUCCESS STORY TERATOZOOSPERMIA


PASIEN TERATOZOOSPERMI 0% MORFOLOGI NORMAL

Sebelum : Teratozoospermia 0% Morfologi Normal
Sebelum : Teratozoospermia 0% Morfologi Normal

 

SETELAH 2 BULAN PENGOBATAN (0% MORFOLOGI NORMAL NAIK MENJADI 77% MORFOLOGI NORMAL)
Setelah 2 bulan pengobatan : Teratozoospermia 0% Morfologi Normal NAIK menjadi 77% Morfologi Normal
Setelah 2 bulan pengobatan : Teratozoospermia 0% Morfologi Normal   NAIK  menjadi 77% Morfologi Normal

 


60+ Success Story Pasien Teratozoospermia


 

KONSULTASI

klinik elif medika

Yudha Nugraha, Akp

Hubungi kami untuk melakukan konsultasi masalah Reproduksi & Fertilitas Pria