Biaya Operasi Laparoskopi Miomektomi

Laparoskopi Miomektomi adalah suatu teknik operasi untuk mengatasi Miom atau Fibroid yang menggunakan alat-alat berdiameter 5 hingga 12 mm untuk menggantikan tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut. Untuk melihat organ di dalam perut tersebut digunakan kamera yang juga berukuran mini dengan terlebih dahulu dimasukkan gas untuk membuat ruangan di rongga perut lebih luas. Dokter bedah melakukan pembedahan dengan melihat layar monitor dan mengoperasikan alat-alat tersebut dengan kedua tangannya.

Operasi laparoskopi biasanya dilakukan sebagai rawat bedah bawah anestesi umum . Prosedur dapat mengambil satu sampai tiga jam , tergantung pada jumlah , ukuran , dan kedalaman dari fibroid dalam dinding otot . Setelah miomektomi laparoskopi banyak wanita dapat meninggalkan rumah sakit pada hari yang sama, meskipun satu malam mungkin diperlukan . Karena sayatan kecil , penyembuhan biasanya berhubungan dengan ketidaknyamanan minimal. Setelah miomektomi laparoskopi , wanita biasanya kembali ke aktivitas normal dalam 10-14 hari .

Biaya Operasi Laparoskopi Miomektomi

Biaya Oprasi Laparoskopi Miomektomi
Kisaran untuk Biaya Operasi Laparoskopi Miomektomi sendiri sekitar Rp. 24.000.000,- sampai Rp. 40.000.000,-. Itu untuk Rumah Sakit wilayah Jakarta. Biaya tersebut sudah satu paket (Obat dan Rawat inap selama 2 hari) akan tetapi belum termasuk tes Lab sebelum melakukan oprasi laparoskopi.  

Prosedur Laparoskopi Miomektomi 

Selama prosedur laparoskopi (perangkat serat optik tipis yang mentransmisikan cahaya dan gambar video) dimasukkan melalui sayatan kecil, biasanya di pusar, untuk melihat rahim. Gambar dari kamera yang melekat pada akhir laparoskop terlihat pada monitor video. Dua atau tiga kecil (setengah inci) sayatan dibuat di bawah garis rambut publik dan instrumen dimasukkan melalui sayatan ini untuk melakukan operasi. Fibroid yang terlepas dari rahim dan dihapus. Setelah penghapusan fibroid rahim, bukaan di rahim dijahit ditutup dengan penggunaan instrumen yang dirancang khusus.
Biaya Oprasi Laparoskopi Miomektomi

Sebelum tindakan operasi, dilakukan pembiusan umum. Dalam posisi terlentang, dokter memulai operasi dengan terlebih dahulu membuat ruang rongga perut lebih besar dengan memasukkan gas CO2 melalui jarum yang dimasukkan ke dalam rongga perut. Selanjutnya dokter akan membuat sayatan kecil berukuran 5-10 mm di daerah pusar dan dua hingga tiga buah sayatan berukuran 5 mm lainnya di daerah perut bagian bawah. Kamera teleskop biasanya dimasukkan melalui sayatan di pusar, sehingga dokter dapat melihat seluruh organ di dalam perut melalui layar monitor. elanjutnya instrumen operasi dimasukkan melalui sayatan yang dibuat di perut bagian bawah dan tindakan dilakukan sesuai dengan penyakit yang didapatkan.

Persiapan laparoskopi

  • Pasien di rawat minimal 12 jam pra-operasi dengan membawa hasil pemeriksaan laboratorium
  • Puasa selama 8 jam sebelum tindakan operasi
  • Kulit bagian pusar di bersihkan dan di tutup dengan kain kassa yang telah di bahasi dengan alkohol
  • Di lakukan pengosongan usus besar untuk membuang sisa-sisa kotoran
  • Di berikan obat pencahar, premedikasi , antibiotik profilaksis 

Prosedur Laparoskopi

  • Dilakukan dengan membuat dua atau tiga lubang kecil (berdiameter 5-10mm) pada dinding perut pasien
  • Satu lubang pada pusar digunakan untuk memasukkan sebuah alat yang dilengkapi kamera untuk memindahkan gambar dalam rongga perut  ke layar monitor
  • Dua lubang yang lain untuk instrumen bedah yang lain
  • Selanjutnya di gunakan gas karbondioksida (CO2) untuk mengembangkan rongga perut sehingga mudah melakukan tindakan
  • Teknik anestesi (pembiusan) yang digunakan umumnya anestesi umum

Waktu operasi untuk tindakan laparoskopi sangat tergantung penyakit yang didapatkan.. Untuk kasus-kasus kista ovarium, pembebasan perlengketan, operasi dapat berlangsung 30 menit hingga 1 jam. Pada tindakan pengangkatan rahim, endometriosis berat, operasi dapat memakan waktu hingga 4 jam.

Pada umumnya perawatan pasca operasi laparoskopi lebih singkat dibandingkan dengan operasi konvensional. Lama perawatan berkisar antara 1 hingga 3 hari. Pada sterilisasi atau laparoskopi diagnostik dan tindakan ringan lainnya pasien dapat pulang pada hari yang sama

Apa resiko yang dapat timbul dari tindakan Laparoskopi serta apa Keuntungan dan Kelemahannya ???

Teknik laparoskopi dapat menimbulkan komplikasi yang sama dengan operasi konvensional, misalnya perdarahan, cedera pada organ dalam perut, komplikasi akibat proses pembiusan, infeksi (lebih kecil dibandingkan konvensional), dan pada beberapa pasien harus dilanjutkan dengan operasi konvensional.

Keuntungan dari miomektomi laparoskopi melalui miomektomi perut adalah bahwa beberapa sayatan kecil yang digunakan bukan dari satu sayatan yang lebih besar . Kelemahannya adalah bahwa hanya fibroid kecil dapat dihilangkan dengan miomektomi laparoskopi dan tidak dianjurkan jika ada banyak fibroid atau jika fibroid yang tertanam di dinding rahim.
Artikel terkait…..